Punya usaha dan sering menerima pembayaran lewat QRIS? Ada kabar baik untuk kamu! Mulai 1 Oktober 2026, Bank Indonesia resmi memperluas kebijakan MDR QRIS 0% untuk transaksi hingga Rp100.000 pada seluruh kategori merchant.
Artinya, semakin banyak pelaku usaha yang bisa menikmati pembayaran QRIS tanpa potongan MDR untuk transaksi dengan nominal tertentu. Kebijakan ini tentu menarik, terutama bagi pemilik toko, kedai kopi, restoran, hingga berbagai usaha yang melayani transaksi harian.
Namun, apakah artinya semua transaksi QRIS sekarang bebas biaya? Sebelum salah paham, yuk, kenali apa itu MDR QRIS, tarif terbarunya, serta manfaat kebijakan ini bagi pelaku usaha!
Apa Itu MDR QRIS?
MDR QRIS adalah singkatan dari Merchant Discount Rate, yaitu biaya yang dikenakan kepada merchant atau pelaku usaha ketika menerima pembayaran melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Sederhananya, MDR merupakan biaya pemrosesan transaksi yang besarannya mengikuti ketentuan Bank Indonesia berdasarkan kategori merchant dan nominal pembayaran.
Sebagai contoh, jika sebuah toko menerima pembayaran Rp200.000 dengan MDR 0,7%, biaya MDR yang dikenakan adalah Rp1.400. Dengan demikian, nilai yang diterima merchant setelah potongan MDR menjadi Rp198.600, dengan asumsi tidak ada biaya lainnya.
Namun, perlu diketahui bahwa MDR QRIS ditanggung oleh merchant, bukan pelanggan. Merchant juga tidak diperbolehkan membebankan biaya MDR secara langsung kepada pelanggan sebagai biaya tambahan pembayaran QRIS.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai sistem pembayarannya, kamu juga bisa membaca artikel mengenal QRIS, fitur, jenis, dan manfaatnya.
MDR QRIS 0% Berlaku Mulai 1 Oktober 2026
Ada perubahan penting dalam kebijakan biaya MDR QRIS tahun ini!
Bank Indonesia mengumumkan bahwa mulai 1 Oktober 2026, MDR QRIS 0% berlaku untuk transaksi hingga Rp100.000 pada seluruh kategori merchant.
Sebelumnya, merchant kategori usaha kecil, menengah, dan besar umumnya dikenakan MDR 0,7% untuk transaksi QRIS reguler. Dengan kebijakan terbaru, transaksi bernilai kecil kini dapat menikmati tarif 0%.
Sementara itu, merchant yang tergolong Usaha Mikro (UMI) tetap mendapatkan ketentuan khusus, yaitu MDR 0% untuk transaksi hingga Rp500.000.
Perubahan ini bertujuan membantu pelaku usaha mengurangi biaya transaksi sekaligus mendorong penggunaan pembayaran digital yang semakin luas.
Berapa Tarif MDR QRIS Terbaru Oktober 2026?
Besarnya MDR QRIS tidak selalu sama untuk setiap usaha. Tarifnya disesuaikan dengan kategori merchant dan nilai transaksi.
Berikut rincian tarif MDR QRIS yang berlaku mulai Oktober 2026:
| Kategori Merchant | Nominal Transaksi | Tarif MDR |
| Usaha Mikro (UMI) | Hingga Rp500.000 | 0% |
| Usaha Mikro (UMI) | Di atas Rp500.000 | 0,3% |
| Usaha Kecil (UKE) | Hingga Rp100.000 | 0% |
| Usaha Kecil (UKE) | Di atas Rp100.000 | 0,7% |
| Usaha Menengah (UME) | Hingga Rp100.000 | 0% |
| Usaha Menengah (UME) | Di atas Rp100.000 | 0,7% |
| Usaha Besar (UBE) | Hingga Rp100.000 | 0% |
| Usaha Besar (UBE) | Di atas Rp100.000 | 0,7% |
| Pendidikan | Hingga Rp100.000 | 0% |
| Pendidikan | Di atas Rp100.000 | 0,6% |
| SPBU | Hingga Rp100.000 | 0% |
| SPBU | Di atas Rp100.000 | 0,4% |
Beberapa kategori khusus, seperti Badan Layanan Umum (BLU), kewajiban pelayanan publik tertentu, pembayaran pemerintah, serta donasi sosial nirlaba, memiliki ketentuan MDR 0%.
Perlu diingat, kategori merchant mengikuti klasifikasi yang ditetapkan dalam sistem pembayaran QRIS, bukan hanya berdasarkan jenis barang yang dijual.

Apa Perbedaan MDR QRIS Sebelum dan Sesudah Oktober 2026?
Supaya lebih mudah dipahami, bayangkan kamu memiliki kedai minuman yang terdaftar sebagai merchant usaha kecil.
Sebelum 1 Oktober 2026, pembayaran QRIS sebesar Rp80.000 dikenakan MDR 0,7%, atau setara Rp560. Setelah kebijakan terbaru berlaku, transaksi dengan nominal yang sama mendapatkan MDR 0%. Artinya, tidak ada potongan MDR untuk transaksi tersebut.
Bagaimana jika pelanggan berbelanja Rp150.000? Karena nominalnya melebihi Rp100.000, transaksi itu tetap dikenakan MDR 0,7%, atau sebesar Rp1.050. Berbeda dengan merchant usaha mikro yang masih mendapatkan MDR 0% untuk transaksi hingga Rp500.000.
Jadi, MDR 0% bukan berarti semua transaksi QRIS bebas biaya tanpa batas. Ketentuannya tetap bergantung pada kategori merchant dan nominal setiap transaksi.
Apa Manfaat MDR QRIS 0% bagi Pelaku Usaha?
Kebijakan MDR QRIS terbaru memberikan sejumlah manfaat bagi pelaku usaha, terutama yang memiliki banyak transaksi dengan nominal kecil.
1. Mengurangi Biaya Transaksi
Dengan MDR 0%, merchant dapat menerima pembayaran yang memenuhi ketentuan tanpa potongan biaya MDR. Hal ini membantu usaha menghemat biaya operasional transaksi sehari-hari.
2. Mendukung Usaha Kecil dan UMKM
Warung makan, kedai kopi, toko kelontong, hingga usaha rumahan dapat memperoleh manfaat dari kebijakan ini sesuai kategori merchant masing-masing.
3. Membuat Pembayaran Digital Lebih Menarik
Ketika biaya transaksi semakin efisien, merchant memiliki alasan tambahan untuk menyediakan pembayaran QRIS sebagai alternatif uang tunai.
4. Mempermudah Pelayanan Pelanggan
Pelanggan dapat membayar menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS tanpa perlu menyiapkan uang pas. Proses pembayaran pun menjadi lebih praktis.
Terima Pembayaran QRIS dengan DANA Bisnis
Setelah memahami apa itu MDR QRIS dan tarif terbarunya, sekarang saatnya memanfaatkan pembayaran digital untuk mendukung aktivitas usahamu.
Melalui DANA Bisnis, kamu bisa menyediakan QRIS untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi yang mendukung standar QRIS. Jadi, pelanggan tidak harus menggunakan aplikasi yang sama untuk menyelesaikan pembayaran.
Selain menerima pembayaran, DANA Bisnis juga membantu kamu memantau transaksi usaha secara digital.
Tertarik mencobanya? Kamu bisa mengikuti panduan cara membuat QRIS DANA untuk jualan dan usaha untuk mengetahui proses pendaftaran dan persiapannya.
Dengan berlakunya kebijakan MDR QRIS terbaru sejak Oktober 2026, kini semakin banyak transaksi yang berpotensi mendapatkan tarif MDR 0% sesuai ketentuan.
Yuk, mulai terima pembayaran digital dengan QRIS DANA Bisnis! Berikan pelanggan pilihan pembayaran yang praktis sekaligus bantu operasional usaha menjadi lebih efisien.
