Hero Image
10 April 2020

PSBB Dimulai, Yuk Bertransaksi Secara Aman Selama #DiRumahAja

Lawan COVID-19

Jakarta, 10 April 2020 - Pemerintah Indonesia akhirnya telah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai dilakukan pada hari ini, Jumat (10/4/2020) di Jakarta. Dengan dilakukannya PSBB, sebagian besar kegiatan masyarakat di Jakarta akan dibatasi demi meminimalisir penyebaran virus Corona COVID-19 di Indonesia.


Menurut pelaksanaan pembatasan yang mengacu pada Pasal 13 Permenkes tentang Pedoman PSBB, akan ada sebagian kegiatan yang dibatasi selama periode PSBB, seperti kegiatan sekolah, tempat kerja, kegiatan keagamaan, serta kegiataan di tempat atau fasilitas umum.


Namun demikian ada sejumlah fasilitas umum yang dikecualikan untuk tetap beroperasi seperti toko, supermarket/minimarket, tempat penjualan obat, fasilitas kesehatan masyarakat seperti rumah sakit, hotel yang menampung orang-orang terdampak COVID-19, serta fasilitas umum untuk kebutuhan sanitasi perorangan dan kebutuhan dasar penduduk.


Dengan diberlakukannya PSBB di Jakarta, otomatis aktivitas transaksi yang biasa kita lakukan sehari-hari di luar rumah akan sangat dibatasi. Tidak perlu khawatir, TemanDANA dapat melakukan berbagai transaksi dari dalam rumah, termasuk berbelanja online dengan pembayaran nontunai lewat dompet digital DANA.


Nah, dengan semakin banyaknya transaksi yang dilakukan secara digital, semakin banyak pula oknum yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan kondisi ini untuk melakukan tindakan kejahatan seperti penipuan atau penggunaan akun tanpa sepengetahuan pemilik akun. Oleh karena itu, TemanDANA harus lebih cermat, terlebih dalam situasi terbatas seperti PSBB sekarang ini.


Yuk, simak sejumlah kiat yang bikin TemanDANA tetap aman dan nyaman bertransaksi selama #DiRumahAja.


1. Tentukan PIN yang Aman


Sistem di DANA dapat mengenali kebiasaan yang dilakukan oleh pengguna, serta menilai transaksi yang wajar atau tidak biasa. Saat sistem menemukan transaksi yang tidak wajar atau di luar kebiasaan pengguna, sistem akan meminta pengguna untuk memasukkan PIN atau OTP untuk validasi transaksi.


Dalam hal ini, TemanDANA harus memastikan memilih kode PIN yang aman. Kalau perlu, tentukan kombinasi PIN yang berbeda untuk setiap rekening atau akun. Idealnya, PIN yang dibuat bukan merupakan bagian dari data pribadi seperti tanggal lahir, nomor handphone, atau identitas terkait lainnya.


TemanDANA juga disarankan untuk melakukan pergantian PIN secara berkala untuk lebih memastikan keamanan akun.


2. Tetap Bijak dan Waspada dalam Betransaksi


Bagi DANA, keamanan menjadi faktor yang sangat penting karena merupakan landasan paling fundamental bagi terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap transaksi nontunai secara digital.


DANA telah membangun sistem keamanan yang tangguh yang didukung oleh teknologi terdepan, seperti implementasi risk engine, fraud engine, dan machine learning yang mampu menganalisa setiap transaksi yang dilakukan.


Meski sudah didukung sistem keamanan yang solid, keamanan bertransaksi akan semakin terjamin dengan perilaku pengguna yang selalu mengutamakan kewaspadaan. Nah, karenanya TemanDANA juga harus tetap bijak dan waspada dalam bertransaksi agar tidak mengalami kejadian-kejadian yang berhubungan dengan masalah keamanan.


3. Jangan Bagikan Data Pribadi


Berhubungan dengan langkah nomor dua, TemanDANA juga diminta untuk senantiasa melakukan proteksi data

pribadi. Jangan bagikan informasi pribadi TemanDANA ke siapapun, terlebih ke orang-orang yang sama sekali tidak dikenal.


Pastikan untuk terus menjaga kerahasiaan data pribadi seperti PIN, OTP, serta CCV atau tiga angka yang tertera di belakang kartu debit yang sudah dimasukkan ke dompet digital DANA dengan memanfaatkan fitur Card Binding.


Yup, itu dia tiga langkah yang bisa TemanDANA lakukan saat bertransaksi nontunai lewat dompet digital DANA selama masa PSBB berlangsung. Aman di sini tak sekadar terlindungi dari ancaman virus Corona COVID-19, tetapi juga terproteksi dari ancaman pihak tidak bertanggung jawab dengan menjaga data pribadi kita saat bertransaksi.


(Jek)