Hero Image
22 Juli 2021

Harus Mapan di Umur 30, MITOS atau FAKTA?

#BebasDrama

Hai TemanDANA! Tanpa disadari drama kehidupan dan keuangan sering membuat kita mudah membanding-bandingkan hidup kita dengan orang-orang di sekitar. Apalagi dalam lingkup keluarga dan pertemanan, yang namanya adu status sosial, pekerjaan, dan kendaraan kerap jadi bahan pembicaraan bahkan candaan.


Makin berasa tuh kalau umur kita udah melewati seperempat abad, alias menuju 30 tahun ke atas. Mungkin ada kerabat yang sudah punya rumah, sudah jadi manajer, atau sudah punya mobil sport. Terus, kita jadi minder dan merasa ketinggalan. Jadi sebenarnya, apakah emang di usia 30 tahun harusnya kita sudah mapan? Sebenarnya ‘mapan’ itu apa sih? Yuk kita bahas 5 anggapan ‘mapan’ yang beredar sekarang, mitos atau fakta ya?!


1. Udah cicil rumah

Yang satu ini mungkin sudah akrab kita dengar, apalagi sekarang makin sering terlihat di iklan-iklan developer perumahan, yang menyasar kaum milenial untuk punya rumah mulai dari sekian ratus jutaan. Apakah memang udah waktunya mulai cicilan rumah? Sebenarnya bukan umur yang jadi patokannya, tapi tergantung kesiapan mental dan finansial kita. Idealnya, nominal cicilan rumah per bulannya tidak lebih dari 35% gaji kita, supaya kita gak ngos-ngosan dan masih bisa memenuhi kebutuhan lainnya. Sebelum mulai cicilan rumah, coba dipertimbangkan sematang mungkin ya!


2. Umur ideal menikah

Nahloh, seandainya pas masuk usia ideal bisa langsung ketemu jodoh idaman sih, gak nolak ya! Boleh aja dong punya target umur atau minimal penghasilan tertentu, untuk akhirnya memutuskan menikah. Namun, balik lagi ke kesiapan batin dan finansial, karena membangun rumah tangga kan butuh komitmen seumur hidup dan pastinya uang ya, TemanDANA! Pastiin kalau kamu menikah, bukan karena latah atau merasa kalah dari teman-temanmu ya, tapi menikah karena memang siap. Tenang, hidup bukan perlombaan!


3. Harusnya punya bisnis

Hmm, gak harus sih, tapi kalau emang bisa dan ada peluangnya, kenapa engga? Di era yang makin canggih dan cepat, memulai bisnis bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang seru lho. Apalagi jenis barang dan jasa yang bisa ditawarkan sekarang makin beragam dan menjanjikan. Mulai dari jualan sayur sampai masker, jasa edit foto sampai semprot disinfektan. Wow seru. Kalau ada ide, coba deh langsung dipikirin dan direalisasikan, siapa tahu cuan. Semangat! Supaya makin semangat, nanti pas mau mulai usahamu, jualannya pake DANA Bisnis ya. Yuk cek di sini!


4. Gaji pasti 2 digit

Yang pasti di dunia ini cuma perubahan, guys! Apalagi di masa pandemi belakangan ini, kita makin akrab tuh sama rencana yang gagal, janji yang direvisi, pengurangan karyawan, dan mimpi yang tertunda. Jadi, gak perlu deh matokin gaji yang harusnya didapatkan sesuai umur kita. Kalau memang ada peluang pekerjaan dengan gaji cemerlang, patut banget disyukuri. Namun jika kenyataannya penghasilan kita belum ideal, jangan berkecil hati. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah bertahan dan bersyukur, sambil berharap pandemi cepat berlalu. Jangan menyerah ya!


5. Investasi sana-sini

Mulai dari saham, bitcoin, emas, P2P Lending, dan banyak lagi jenis investasi yang banyak digandrungi orang-orang berusia 25 ke atas. Kamu juga tertarik, atau sudah mulai investasi? Dengan banyaknya pilihan dengan jenis dan tingkat resiko yang beragam, kamu bisa memilih investasi yang sesuai dengan penghasilan kamu. Toh gak ada salahnya buat mempersiapkan masa depan yang bebas drama, kan? Salah satu jenis investasi yang dinilai stabil, adalah investasi emas. Coba deh mulai investasi emas dari Rp9Rb-an, sambil pelan-pelan kamu naikin sesuai kemampuan. Nih, supaya lebih jelas, cek investasi eMAS di DANA. Klik di sini ya!


Wah, ternyata mapan adalah hal yang gak gampang dan gak bisa semata-mata diukur dengan standar yang sama. Daripada membanding-bandingkan, yuk kita berusaha menjadi manusia yang baik terhadap sesama. Nah, supaya makin seru bahas drama finansialnya, yuk tonton video tanggapan dari teman-teman kita tentang stigma mapan yang beredar di sekitar kita!

(AB)